PIKIRAN

Politik

Ketika kita bertemu dengan kata “politik”, lalu kita merasa jijik, eneg, atau jenis perasaan negatif lainnya, maka kita termasuk orang yang mungkin terlalu banyak nonton tv atau keseringan online. Setidaknya itu hasil dari akumulasi pengalaman kita melihat, membaca, dan mendengar tentang politik selama ini.

Nyatanya memang, informasi tentang politik yang sampai ke kita selama ini berupa informasi negatif.

Kita bahkan tidak mampu lagi melihat “politik yang baik”. Maksud saya begini, ketika ada informasi yang baik datang pada kita, padahal sejatinya itu adalah tentang politik, kita tidak pernah bisa/mau mengakui bahwa itu politik juga.

Terpilihnya Ridwan Kamil di Kota Bandung, misalnya. Juga kinerjanya selama ini, membangun taman, unit cepat perbaikan jalan, meningkatkan partisipasi masyarakat, semua itu bagian dari politik juga.

Mengapa selama ini politik….

Mengapa selama ini….

Mengapa….

Ah, mungkin kita hanya lupa, bahwa bangsa ini pun juga lahir dari rahim politik -tentu dengan perjuangan dan pengorbanan luar biasa para pahlawan juga.

waiting for you...